Tarif Listrik Padam Diputus Tegangan Kritik

Tarif Listrik Padam Diputus Tegangan Kritik

Pemerintah melalui Kementerian ESDM dan PLN yang telah berencana menaikan tarif listrik untuk golongan 900 VA, kemudian membatalkan rencana tersebut. Momem ini cukup menyita percakapan di media sosial.

Berdasarkan hasil pantauan Politicawave di media sosial periode 28-30 Desember 2019 terdapat 652 jumlah percakapan.

Dari masing-masing total percakapan tersebut, terdapat 6% percakapan yang berisi apresiasi terhadap Menteri ESDM yang batal menaikan tarif listrik, dan pembatalan tersebut guna meningkatkan daya beli masyarakat dan untuk menstabilkan ekonomi, seperti yang dicuitkan oleh @RizmaWidiono

Sementara 3% percakapan negatif mengkritik langkah Pemerintah yang menaikan tarif listrik dikarenakan APBN yang tidak mampu memberi subsidi sebab adanya mega proyek pemindahan ibukota, seperti yang dicuitkan @msaid_didu

Kemudian untuk percakapan dengan sentimen netral sebesar 91% dari total jumlah percakapan.

Harapan dari publik secara menyeluruh terkait pembatalan kenaikan tarif listrik yaitu Pemerintah benar-benar membatalkan bukan hanya menunda. Harapan serupa datang dari Asoisasi UMKM yang meminta Pemerintah tidak hanya membatalkan kenaikan tarif listrik saja, namun juga tarif-tarif lain seperti tarif di sejumlah tol pada tahun 2020. (Yorisep Trimulia/Politicawave)